07 November 2009
02 November 2009
05 Oktober 2009
From Bali To Lombok By Boat...
Continue our trip at Bali…
This is will be my last story about Bali Island for a while. My next destination is Lombok Island, well known as a little sister of Bali. So, I will share my experience to cross the Lombok Straits by boat…
Padang Bai
This is the seaport of Bali in the eastern side. Pelabuhan penyeberangan kapal laut ini terletak di ujung timur dari Pulau Bali, merupakan pintu masuk utama bagi pengunjung yang datang dari Pulau Lombok. Pelabuhan ini letaknya lumayan jauh dari Denpasar maupun Kuta, sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.
Layaknya Pelabuhan Gili Manuk dibagian barat, Pelabuhan Padang Bai juga merupakan pintu gerbang utama Bali dibagian timur. Pelabuhan ini tidak saja berfungsi sebagai pelabuhan bagi kapal feri penyeberangan, akan tetapi juga tempat bersandarnya berbagai macam kapal pesiar yang hendak singgah di Bali.

Sebenarnya selain berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan, Padang Bai juga menyimpan potensi besar dalam pariwisata. Pelabuhan ini berada di sebuah teluk yang indah dengan hamparan pasir putih, dan dikelilingi oleh batu karang yang menakjubkan. Sayangnya tidak ada waktu lebih lama untuk menikmati keindahannya, sebab kapal feri penyeberangan ke Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok sebentar lagi akan segera berangkat.
Selat Lombok
Waktu tempuh kapal feri penyeberangan dari Padang Bai ke Lembar adalah sekitar 4 jam, namun pada saat gelombang tinggi dan cuaca yang buruk waktu tempuhnya akan lebih lama lagi. Just hope for the best weather. And for a while let say goodbye for Bali Island, hopefully we can visiting this amazing island next time…
Kapal feri penyeberangan ini cukup besar dan mampu mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor sekaligus. Para penumpang siang ini cukup ramai dan beragam, mulai dari masyarakat setempat, turis lokal, dan turis mancanegara, sehingga perjalanan lumayan menyenangkan dan tidak membosankan.


Apalagi panorama yang ditawarkan selama mengarungi Selat Lombok sangat luar biasa, yaitu perpaduan birunya air laut dan hijaunya pulau-pulau kecil yang kami lewati begitu kontras namun sangat indah. Belum lagi banyaknya kapal-kapal nelayan yang bertebaran diseputaran Pelabuhan Lembar. Amazing view…
Lembar
Akhirnya sampai juga di Pelabuhan Lembar, di Pulau Lombok. Pelabuhan ini secara umum sedikit lebih kecil dibandingkan Pelabuhan Padang Bai di Pulau Bali. Walaupun demikian, untuk panorama alamnya Pelabuhan Lembar tidak kalah indah, bahkan mungkin mempunyai nilai lebih pada keunikan bangunan pelabuhannya.
Sayangnya pada saat turun dari kapal feri cuaca tiba-tiba tidak bersahabat alias gerimis, sehingga kegiatan untuk pengambilan dokumentasi menjadi terhambat. Belum lagi perjalanan masih harus segera dilanjutkan melalui perjalanan darat menuju Pantai Senggigi, sekitar 2 jam jauhnya dari Pelabuhan Lembar ini. Well, maybe next time for taking pictures of this seaport…


Pulau Lombok terlihat masih sangat asri and less crowded, setidaknya itu yang langsung dapat kita tangkap begitu menginjakkkan kaki di Pelabuhan Lembar. Tapi justru disanalah letak kelebihan Pulau Lombok dibandingkan Pulau Bali yang sudah mulai jenuh oleh kunjungan wisatawan. Let’s back to nature guys…
There is something that makes me always interesting to visit Lombok Island. Do you know what is it? To proof the motto of Lombok Tourism : to see and feel Bali Island from Lombok Island. How come?? I don’t know yet…
Setiap pelaku wisata di Pulau Lombok memang selalu berucap bahwa tidak perlu benar-benar berlibur ke Pulau Bali hanya untuk sekedar menikmati keindahan alam dan budaya Bali, karena cukup berwisata di Pulau Lombok hal itu semua akan kita dapatkan. Hal ini tentu saja menarik perhatian para wisatawan, including me…
It’s my first time ever to visit Lombok Island. And of course our trip and story about this amazing island will be start from now. Lombok here I come…
This is will be my last story about Bali Island for a while. My next destination is Lombok Island, well known as a little sister of Bali. So, I will share my experience to cross the Lombok Straits by boat…
Padang Bai
This is the seaport of Bali in the eastern side. Pelabuhan penyeberangan kapal laut ini terletak di ujung timur dari Pulau Bali, merupakan pintu masuk utama bagi pengunjung yang datang dari Pulau Lombok. Pelabuhan ini letaknya lumayan jauh dari Denpasar maupun Kuta, sekitar 2 jam perjalanan menggunakan kendaraan bermotor.
Layaknya Pelabuhan Gili Manuk dibagian barat, Pelabuhan Padang Bai juga merupakan pintu gerbang utama Bali dibagian timur. Pelabuhan ini tidak saja berfungsi sebagai pelabuhan bagi kapal feri penyeberangan, akan tetapi juga tempat bersandarnya berbagai macam kapal pesiar yang hendak singgah di Bali.
Sebenarnya selain berfungsi sebagai pelabuhan penyeberangan, Padang Bai juga menyimpan potensi besar dalam pariwisata. Pelabuhan ini berada di sebuah teluk yang indah dengan hamparan pasir putih, dan dikelilingi oleh batu karang yang menakjubkan. Sayangnya tidak ada waktu lebih lama untuk menikmati keindahannya, sebab kapal feri penyeberangan ke Pelabuhan Lembar di Pulau Lombok sebentar lagi akan segera berangkat.
Selat Lombok
Waktu tempuh kapal feri penyeberangan dari Padang Bai ke Lembar adalah sekitar 4 jam, namun pada saat gelombang tinggi dan cuaca yang buruk waktu tempuhnya akan lebih lama lagi. Just hope for the best weather. And for a while let say goodbye for Bali Island, hopefully we can visiting this amazing island next time…
Kapal feri penyeberangan ini cukup besar dan mampu mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor sekaligus. Para penumpang siang ini cukup ramai dan beragam, mulai dari masyarakat setempat, turis lokal, dan turis mancanegara, sehingga perjalanan lumayan menyenangkan dan tidak membosankan.
Apalagi panorama yang ditawarkan selama mengarungi Selat Lombok sangat luar biasa, yaitu perpaduan birunya air laut dan hijaunya pulau-pulau kecil yang kami lewati begitu kontras namun sangat indah. Belum lagi banyaknya kapal-kapal nelayan yang bertebaran diseputaran Pelabuhan Lembar. Amazing view…
Lembar
Akhirnya sampai juga di Pelabuhan Lembar, di Pulau Lombok. Pelabuhan ini secara umum sedikit lebih kecil dibandingkan Pelabuhan Padang Bai di Pulau Bali. Walaupun demikian, untuk panorama alamnya Pelabuhan Lembar tidak kalah indah, bahkan mungkin mempunyai nilai lebih pada keunikan bangunan pelabuhannya.
Sayangnya pada saat turun dari kapal feri cuaca tiba-tiba tidak bersahabat alias gerimis, sehingga kegiatan untuk pengambilan dokumentasi menjadi terhambat. Belum lagi perjalanan masih harus segera dilanjutkan melalui perjalanan darat menuju Pantai Senggigi, sekitar 2 jam jauhnya dari Pelabuhan Lembar ini. Well, maybe next time for taking pictures of this seaport…
Pulau Lombok terlihat masih sangat asri and less crowded, setidaknya itu yang langsung dapat kita tangkap begitu menginjakkkan kaki di Pelabuhan Lembar. Tapi justru disanalah letak kelebihan Pulau Lombok dibandingkan Pulau Bali yang sudah mulai jenuh oleh kunjungan wisatawan. Let’s back to nature guys…
There is something that makes me always interesting to visit Lombok Island. Do you know what is it? To proof the motto of Lombok Tourism : to see and feel Bali Island from Lombok Island. How come?? I don’t know yet…
Setiap pelaku wisata di Pulau Lombok memang selalu berucap bahwa tidak perlu benar-benar berlibur ke Pulau Bali hanya untuk sekedar menikmati keindahan alam dan budaya Bali, karena cukup berwisata di Pulau Lombok hal itu semua akan kita dapatkan. Hal ini tentu saja menarik perhatian para wisatawan, including me…
It’s my first time ever to visit Lombok Island. And of course our trip and story about this amazing island will be start from now. Lombok here I come…
Langgan:
Entri (Atom)